August 28, 2009

isi Lagu Indonesia Raya yang dilecehkan di Malaysia

Setelah sekian lama kita beradu tegang degan Malaysia, mulai dari masalah politik, masalah keamanan sampai masalah budaya dimana Malaysia terus melakukan claim-claim apa yang menjadi hak dari Negara kita tercinta Indonesia, kemabali ketegangan terjadi, bukan hanya video iklan Malaysia mengenai lagu rasa sange dan video pengakuan tari pendet,
Ketidakharmonisan ini juga merambah hingga ke berbagai forum diskusi di dunia maya. Contohnya, salah satu forum diskusi Malaysia memuat "perang" komentar pedas antara Indonesia dan Malaysia.

Postingan tertanggal 28 Juli 2009 memuat soal lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diplesetkan. Dalam forum yang diberi judul Lagu Kebangsaan Indonesial tersebut, seseorang dengan nama Indonsial memposting teks lagu Indonesia Raya yang diplesetkan menjadi Indonesial.
dan berikut ini isi plesetan lagu Indonesia raya di sebuah forum internet di negri Malaysia

indonSIAL wrote:

Indonesial tanah cairku
Tanah tumpah muntahku
Disanalah aku merangkak hina jadi kubur
Indonesial negara miskin ku
Bangsa Busuk dan Tanah Miskinku
Marilah kita semua tidur
Indonesial negara miskinku

Mati lah tanahku
Modar lah negriku
Bangsaku rakyatku semuanya
Miskin lah jiwanya
Tidurlah badannya
Untuk Indonesial miskin

Indonesial Miskin
Mampus modar
Datang kerja Malaysia
Tapi TKI Jadi perampok
Rompak Malaysia bawa wang ke Indon
Indonesial Pendatang Haram
Miskin lah miskin lah
Datang Haram ke Malaysia
Tiada paspor
Bila kena tangkap dan hantar balik
Kata nya Malaysia jahat

Indonesial negara perampok
Indonesial menghantar perampok maling
Pekerja TKI Indonesial
Hantaq pi Malaysia
Indonesial Maling
Merampok lagu Malaysia
Mengatakan itu lagu mereka

Indonesial Tanah yang hina
Tanah gersang yang miskin
Di sanalah aku miskin untuk selama-lamanya
Indonesial Tanah puaka
Puaka Hantu Kita semuanya
Negara luas hasil bumi banyak tapi miskin
Datang minta sedekah di Malaysia
Marilah kita mendoa Indonesial brengset

Gersang lah tanahnya mundurlah jiwanya
Bangsanya rakyatnya semuanya
Tidurlah hatinya mimpilah budinya
Untuk Indonesial miskin
Indonesial tanah yang kotor tanah kita yang malang
Disanalah aku tidur selamanya bermimpi sampai mati
Indonesial! Tanah malang tanah yang aku sendiri benci

Marilah kita berjanji Indonesial miskin
Mati lah rakyatnya modar lah putranya
Negara miskin tentera coma pakai basikal
Miskinlah negrinya mundur lah negara nya
Untuk Indonesial kurap
Lagu tadi berniat meniru lagu Kebangsaan kita. Tiruan yang sangat buruk, jauh dari indah dan sama sekali tidak menarik. Apa saja mereka berusaha tiru, bahkan sampai ke forum ini pun mereka masih berusaha," ujar salah satu pemberi komentar lain.

Para pendukung Malaysia juga turut memberikan komentarnya dengan postingan ini. Sehingga tak ayal, forum ini menjadi ajang saling balas komentar dan cacian.

Dalam daftar topik forum yang beralamat di http://www.topix.com/forum/world/malaysia itu juga terdapat sederet topik lain yang mengusik forumer Indonesia untuk mengecamnya. Diantaranya, Malaysia Klaim Tari Pendet Bali, Densus 88 vs Nordin M Top Densus Indon Kalah, dan topik terbaru saat artikel ini dibuat berjudul Sorry Indon! Cendol Juga Milik Malaysia
itulah permasalahan yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan oleh para elit kita tentang hubungan bilateral kita dengan Malaysia,
sumber : kaskus.us

Related Posts

isi Lagu Indonesia Raya yang dilecehkan di Malaysia
4/ 5
Oleh

64 komentar

August 28, 2009 at 1:31 PM delete

emang parah,
[tapi kita jangan keburu kesulut emosi dulu, soalnya ada indikasi keterlibatan pihak ketiga yang mau ngadu domba Indonesia-Malaysia]

tapi [saya yakin bener ko] klo pada akhirnya ternyata yang bikin posting ga mutu di topix.com tsb a/ benar orang malaysia, berarti negara itu amat tidak bermoral dan ga [pernah] menghargai dasar2 hukum internasional

dan kita sebagai bangsa yang besar, harus berani mempertahankan citra kita yang lagi naek di mata dunia

ikut promo blog baru ya
http://rahaspeaks.blogspot.com/2009/08/malaysia-hina-indonesia-raya.html

Reply
avatar
August 28, 2009 at 1:32 PM delete

emang parah,
[tapi kita jangan keburu kesulut emosi dulu, soalnya ada indikasi keterlibatan pihak ketiga yang mau ngadu domba Indonesia-Malaysia]

tapi [saya yakin bener ko] klo pada akhirnya ternyata yang bikin posting ga mutu di topix.com tsb a/ benar orang malaysia, berarti negara itu amat tidak bermoral dan ga [pernah] menghargai dasar2 hukum internasional

dan kita sebagai bangsa yang besar, harus berani mempertahankan citra kita yang lagi naek di mata dunia

ikut promo blog baru ya
http://rahaspeaks.blogspot.com/2009/08/malaysia-hina-indonesia-raya.html

Reply
avatar
Anonymous
August 28, 2009 at 2:01 PM delete

ya kita mah jadi bangsa emang gk ad malu juga, malaysia ud punya transportasi bagus.lebih maju dari kita,orang indonesia sendiri(khususnya jakarta)mungkin udah gk cinta tanah airnya sndiri.buktinya : mal isinya merek2 luar smua, makanan luar smua, McD dpuja2,pake merek luar bangga, pake merek negara sndiri malu.

mungkin kita gk usah bales dengan komen2 lagi ato bales cacian mereka.

kita harus bisa maju dan berhasil dari mereka,baru kita bisa bales tu cacian.

Reply
avatar
August 28, 2009 at 3:33 PM delete

semakin hari semakin berani aja yah...
malahan sekarang dah perorangan yang berani melecehkan negara kita ini...
sebelumnya hanya sebagian intuisi oatau organisasi yang berani mencaplok kebudayaan negeri kita ini...
tetapi sekarang perorangan sudah berani menginjak2 bahkan melecehkan negeri kita...
ini semua diakibatkan oleh lemahnya hukum dan tindakan di negeri kita ini, sehingga orang bisa dengan mudah melakukan hal

demikian dan juga dengan mudah meminta maaf...

sangat tragis sekali jika kejadian ini selalu saja terulang...

dimana kehormatan bangsa kita...
dimana jati diri bangsa kita...
dengan mudahnya negara ini diinjak2 dan dilecehkan...
dan dengan mudahnya juga mereka mendapatkan maaf...

apapun dan sekecil apapun perbuatan yang membuat negara ini tercoreng dan malu, harusnya mendapat tindakan serta hukum yang

membuat jera.
semoga dengan kajadian ini, bangsa kita semakin bisa menjaga nama baik.
semoga hal2 penghinaan seperti ini tidak akan pernah terulang lagi...

semoga bangsa ini bisa menjadi bangsa yang lebih terhormat dan tidak akan pernah mengalami hal seperti ini lagi...amin..
Iklan Gratis

Reply
avatar
August 28, 2009 at 4:50 PM delete

buka juga http://www.karyabangsa.info. Mesin pengumpul uang otomatis yang bekerja 24 jam meskipun kita sedang tidur

Reply
avatar
August 28, 2009 at 6:02 PM delete

coba kalau presidenya msh pak suharto.

TIADA AMPUN BAGI MALAYSIA......................
GANYANG MALAYSIA...............

Reply
avatar
Anonymous
August 28, 2009 at 6:58 PM delete

MALAYSIA GOBLOG

Reply
avatar
MALINGSIA KITA SIKSA
August 28, 2009 at 7:16 PM delete

HARAP DI KETAHUI!!!
Noordin M Top melakukan terror bukan mengatasnamakan agama, tapi memang di suruh oleh pemerintah Malingsia untuk membuat kekacauan di Indonesia supaya para investor pindah ke malaysia.
BERSATULAH INDONESIA RAYA !!!!!

Reply
avatar
August 28, 2009 at 7:59 PM delete

owh
emang malaysia
kita perang aj udah
gua marah dikatain gitu huh

emang kita negara yang maaf"miskin"
tapi kita masih punya harga diri kalau dikatain gitu tarik smua TKI yang ad dimalaysia
buat lapangan kerja sendiri en jangan biarkan smua produk di indonesia itu buatan luar negri biar kita berkembang sendiri

Reply
avatar
Anonymous
August 28, 2009 at 10:41 PM delete

Wahai warga MALAYSIA yang mungkin sedang tertawa karena telah memplesetkan lagu kebangsaan NEGARAKU, mengertilah bahwa Gelak tawa yang berlebihan ada di mulut orang-orang bodoh. Artinya kegembiraan yang berlebihan menandakan kebodohan.

Sungguh plesetan yang tidak sesuai kenyataan, Warga Negara Malaysia miskin akan buah-buahan dan hasil alam lainnya. Contohnya, banyak Warga Negara MALAYSIA yang mengemis-ngemis meminta supay warga INDONESIA mau membagikan sedikit hasil buah-buahan kepada mereka, terutama di daerah Kalimantan Barat.

Kasian Banget MALAYSIA...

Reply
avatar
August 28, 2009 at 11:48 PM delete

anjing MALAYSIALLLLLLLLLLLL GATHEL ASUUUUUUU

Reply
avatar
August 28, 2009 at 11:56 PM delete

ya bos yang punya blog ini... anda sudah tau isi lagunya tapi kenapa anda tetap memajang lagu yang telah di plesetkan. dalam arti lain anda juga ikut menyebarkan dan mempublikasikan.. lebih baik ketik saja alamat yang memuat lagu tersebut. bukannya anda memposting balik di blog anda, bos...sama saja apa yang anda lakukan sama saja membantu menyebarkan lagu kita Indonesia Raya yang telah diplesetkan...

Reply
avatar
Ikoiko
August 29, 2009 at 12:53 AM delete

Upaya-uapaya hukum sudah ditempuh dalam permasalahan ini. Selanjutnya kita mesti bersikap bijak. Nasionalisme harus ditempatkan pada proporsinya. Masak kita perang cuma karena mempermasalahkan cendol itu asli mana atau punya siapa?
Pelecehan ujungnya ya pelecehan juga. Ketika sampai pada tindak kriminil dan mesti disikapi secara hukum ada jalurnya. Yang tidak perlu adalah ejekan, hinaan, saling caci. Ini wilayah-wilayah sepele yang tidak perlu kita melibatkan diri serta tenggelam didalamnya terus menerus.
Masih banyak problem bangsa ini yang mesti diselesaikan. Kalau kita mau menjawab ejekan mereka tidak perlu dibalas dengan ejekan lagi. Mereka bilang kita bodoh ayo sama-sama membangun pendidikan negeri ini. Mereka bilang kita miskin mari kita tingkatkan ekonomi kita. Menjawab mereka dengan kerja dan bukti nyata.

Reply
avatar
August 29, 2009 at 1:43 AM delete

sabar... semua pasti ada jalannya...
-----
jika orang-orang malaysia seperti itu
jauh dari sifat-sifat manusia...
-----
orang lain menilai dan menyimpulkan diri kita dengan salah
adalah hasil dari kesimpulan dirinya yang salah
-----
Indonesia merdeka

Reply
avatar
August 29, 2009 at 2:10 AM delete

parah banget tuh syairnya...

Reply
avatar
Anonymous
August 29, 2009 at 10:08 AM delete

Bangsa yang rendah ya begitu (okb) malaisial lagi kena Cultur shock,tiba2 kaya tapi tak dibarengi moral, jadi tidak kreatif tinggal jiplak2 (NYOLONG) aja yang ada di negri ini, jadi cuma segitu kah?
BADAWI NEGRI BERSYARIAT ISLAM TAPI KELAKUAN YAHUDI, KEJAM APA BEDAYA BADAWI AMA DATUK? DENGAN STALIN, BUSH , NETANYAHOO. LIHAT BENDERANYA AJA MIRIP USA.

Reply
avatar
Anonymous
August 29, 2009 at 10:12 AM delete

MALAYSIAL YAHUDI FROM SOUTH EAST ASIA, OK

Reply
avatar
Anonymous
August 29, 2009 at 2:18 PM delete

FOR MALAYSIA
Lirik Lagu Negaraku
Negara setan
Tanah tempatnya taiku,
Rakyat mati
berzinah dan mudur,

Rahmat sengsara
Tuhan matikanlah,
Raja kita
selamat berzinah,

Rahmat sengsara
Tuhan matikanlah.
Raja kita
selamat berduka

untuk malaysia yg suka na ngambil milik kita………

Reply
avatar
Anonymous
August 29, 2009 at 4:29 PM delete

Baik na sebagai warga yang beragama kita menyikapi hal tersebut kembali ke kitab qita masing" .
Contoh na mari kita warga muslim menilik Al-Qur'an tindakan apa yg pas untuk menyelesaikan masalah ini . , dngan berpedoman dri Al-Qur'an aq yakin smua na akan beres . ,karena dgn brpedoman Al-Qur'an maka kita percaya akan kekuatan Allah . Allah akan membantu org yg memang berserah diri padanya . . .
Jangan buat Allah membenci Indonesia , namun menolong Indonesia karena Allah mencintai Indonesia yang taat . . :)

Reply
avatar
Anonymous
August 29, 2009 at 5:42 PM delete

gk usah pikir panjang lagi...
perang aja,,,jangan sampai di bilang lagi ma orang itu bahwa orang indo bencong.

bangkit melawan atau diam di hina.

Reply
avatar
August 29, 2009 at 7:15 PM delete This comment has been removed by the author.
avatar
August 29, 2009 at 7:21 PM delete

MLAYSIAL NGAJAK PERANG AYO.......
KAMI TIDAK TAKUT

Reply
avatar
August 29, 2009 at 8:23 PM delete

Mungkin dengan adanya kejadian seperti ini yang terus terulang, kita bisa segera introspeksi mengenai kekurangan kita. walaupun memang harus diambil tindakan yang tegas untuk menghadapi mereka, namun akan lebih bijak apabila kita menilai kekurangan diri sendiri. dengan memperbaiki diri, mudah-mudahan bangsa ini akan menjadi lebih baik dan disegani oleh bangsa lain.
Iklan Gratis

Reply
avatar
August 29, 2009 at 9:36 PM delete

Smoga Allah memberi petunjuk kepada yang berniat jahat dan berhati dengki.Jangan membalas kedengkian dgn kedengkian.jgn membalas hinaan dgn hinaan.Saya harap pemerintah tegas tapi harus arif.Biarlah anjing menggonggong kita tunjukin dengan prestasi.Apalagi dalam bulan suci Ramadhan
hendaklah kita tdk mudah terpancing emosi dengan hal2 yg sifatnya provokatif spt itu.Isu terorisme sudah menyita energi kita teramat bsr.Kita negeri yang kaya.Banyak komparatif advance yg kita punya.Banyak yg iri akan itu.Penjajah dengan devide at imperannya sukses mencabik-cabik kita tempo dulu.Saatnya sekarang kita merapatkan barisan walau dengan keberagaman.VIVA INDONESIAKU.

Reply
avatar
3-i-w
August 29, 2009 at 10:03 PM delete

SOMBONG malaysia mentang-mentang teknologinya lebih maju, jadinya ngejek negara tetangga.

saya sebagai orang indonesia, merasa malu memang negara kita ini miskin dan banyak TKW yang ke malaysia. dan sya malu walau negara ini kaya sumber daya alamnya tapi banyak yang miskin.

tapi semestinya sebagai negara tetangga harusnya membantu, memberi nasehat, memberi dukungan agar menjadi lebih baik, bukannya membantu malah menghina, mencaci, mengutuk, dan mengambil budaya negara tetangga. bukankah kita diajar untuk saling tolong menolong. mau dalam ajaran islam, kristen, kong hu chu pasti diajarkan untuk saling tolong menolong.

tapi dengan tidak tahu malu malaysia bukannya membantu orang indonesia yang dimana orang indonesia juga sebagai saud-nya, eh malah melakukan hal2 sebaliknya.

otak pintar, akal gede tapi kelakuannya kayak begini. beginilah ciri orang malaysia yang sudah di butakan hatinya oleh Tuhan.

saya sebenarnya mau ngutuk org malaysia, tapi org malaysia banyak islamnya juga, mengejek sesama muslim kan gak boleh, nanti kutukannya malah balik ke orang yang mengutuk.

nah sekarang org malaysia mengutuk org indonesia agar jadi miskin. tapi mereka gak nyadar kalau doanya itu malah balik lagi ke mereka, dan INSYA ALLAH pasti merekalah yang jadi miskin bukan kita(org indonesia).

jadi marilah kita berdoa sama2 kepada TUHAN:
ya TUHAN KAMI, sesungguhnya org malaysia telah menghina&mengutuk kami, lindungilah kami dari segala macam kejahatan yang mereka lakukan. dan sesungguhnya engkau berjanji, jika ada orang yang sesama agama, sesama saudaranya mengejek dan mengutuk saudaranya maka pasti akan dibalikkan kepada mereka lagi. maka tepatilah janjimu itu ya TUHAN KAMI. dan jika engkau berikan kepada kami umur yang panjang perlihatkan kepada kami azab yang engkau timpakan kepada orang malaysia karena telah mengutuk, mengejek saudara2nya di negri lain. mudah-mudahan negri indonesia ini selalu engkau berkahi, lindungi, dan Engkau jaga. AMIIN

biar dikabul bacanya di awali dan diakhiri dengan sholawat ya.

Reply
avatar
Anonymous
August 29, 2009 at 10:32 PM delete

apa benar rakyat dan pemerintah Malaysia berbuat tidak bermoral seperti itu ? Kalau benar kenapa pemerintah kita diam saja. Kami siap jadi sukarelawan ganyang Malaysia. Keterlaluan sih...

Reply
avatar
August 30, 2009 at 3:10 AM delete

malingsiya negara penjiplak, bahkan lagu kbangsaanya maereka menjiplak lagu dari indonesia klau gk slah judulnya terang bulan gitu deh???

Reply
avatar
Anonymous
August 30, 2009 at 10:11 AM delete

anjing kau malaysia ntar kalo aku ngengek tak kasik dah makan aja taiku,
kalo mau perang ayo, jangan cuma gertak
malaysia=malingsial

Reply
avatar
Anonymous
August 30, 2009 at 10:14 AM delete

MALAYSIA=MALINGSIAL (NEGARA TAK BERETIKA)
RAKYATNYA BUSUK GAK PERNAH BELAJAR SOPAN SANTUN.

Reply
avatar
Anonymous
August 30, 2009 at 10:16 AM delete

MALAYSIA BEGITU KARENA NEGARANYA ITU MISKIN AKAN BUDAYA DAERAH

Reply
avatar
Anonymous
August 30, 2009 at 10:43 AM delete

Kita ambil sisi positifnya untuk introspeksi diri. Dalam beberapa aspek memang MY lebih baik. Seharusnya kita, bangsa Indonesia, harus terpacu untuk menjadi lebih baik dari mereka.

Reply
avatar
Realistis saja
August 30, 2009 at 12:53 PM delete

Aduu malaysie..kalau kalian iri dgn kehebatan2 indonesia blg aj.. Kita bisa maklumin ko kalo kalian iri. Emang kita miskin harta, tp kita g miskin ilmu dan g miskin budaya. Mau bukti?
Sebutin asal dokter jantung paling ahli di malaysia? Indonesia kan?.. Dulu jg kalian mendapatkan ilmu dr siapa? Indonesia bkn?.. Tapi knpa skrg ilmu yg kalian punya disalah artikan seperti in? Padahal kami guru anda..
Kalian boleh hina INDONESIA NEGRI TAK BERADAB, tetapi apakah menghina& menjatuhkan harga diri bangsa lain bisa dibilang beradab?
Kalian jangan macam2 y sm INDONESIA, belanda dan jepang saja bisa kita usir dari indonesia dengan menggunakan senjata yg amat tradisionil, bambu runcing. Apalagi hanya negara malaysia yg kecil& miskin budaya seperti itu..

Reply
avatar
Anonymous
August 31, 2009 at 12:04 PM delete

Gda kerjaan kali y tuch org...
knp g bikin lagu yang bwt Siti Nurhaliza aja..jdny kan malah dpt duit..
qlo bikin syair gt emg dpt duit gt?????

Aneh...

Malingsiah..Malingsiah...

Reply
avatar
Anonymous
August 31, 2009 at 2:01 PM delete

Malaysia cm pnya zakar satu!!!!!!!!!
Braniy hina indonesia..
Qo kira penis bangsa qo besar yea.......
sm kyk brank ayam.......

Reply
avatar
Anonymous
August 31, 2009 at 3:19 PM delete

malaysia biadab...

maling teriak maling...!!!
dah terlihat kenyataan'y sapa yg tdk punya budaya sampe budaya org di curi...hhuuuuuhhhhh

Reply
avatar
Anonymous
September 1, 2009 at 12:04 AM delete

heh.........malaysia....awas kau...
berani2nya melecehkan indonesia........
gak kan q biarkan kau melecehkan negara tercinta q nie.....
awas kau malaysia..................!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Reply
avatar
Anonymous
September 1, 2009 at 12:10 AM delete

ayo semua bangsa q ...tunjukan pada malaysia bahwa negara indonesia adalah negara yg "maju tak gentar"
tunjukan juga pada mereka bahwa negara indonesia...adalah negara yg bersatu....jangan takut , jangn ragu...hadapi semua yg berani melecekan negara kita tercinta...

Reply
avatar
Anonymous
September 1, 2009 at 4:27 PM delete

MARILAH KITA SAMA2 KENCINGI AJA NEGARA HARAM JADAH MALAYSIA PASTI AKAN TENGGELAM GAK USAH RIBUT2

Reply
avatar
Anonymous
September 2, 2009 at 12:22 PM delete

kita negara yang sudah banyak membantu negara lain termasuk malaysia mereka tak tau terima kasih FUCK TO MALAYSIA


AYO INDONESIA KITA GEMPUR MALAYSIA!!!!!!!!

Reply
avatar
ADE
September 2, 2009 at 6:30 PM delete

I say the k0nt0L sama malaysia tuh,

semua orng malaysia tuh suka ngisep k0nt0l semua,

taik aja ditelanya dalam sekejap,

malaysia bangsat,
anjing,
matilah lo semua,

Reply
avatar
Anonymous
September 3, 2009 at 5:03 PM delete

MALAYSIA HOMO KATRO,,, gw sampe sekarang jarang liat orang melayu nya nongol d tv klo ga d internet majalah koran media lain nya yang gw liat tionghoa malay india malay mane orang lokal nya yang muke nya aja kalah ma pembantu "TKI"... masa nyonya 1 rt kalah muke nya ma pembantu 1 ,...woi lo goblok apa dongo c lo aja sendiri kaga ada yg maju yg maju tionghoa ma india nya aja dasar goooblok dongooooo.......

Reply
avatar
September 3, 2009 at 8:53 PM delete

tae tugh malaysia........
bkan.a ngra dy ea yg mskin......
ngra INDONESIA tugh kya dgn bdya.a,, tnah.a dan lain"...... paan tugh malysia bsa.a ngku" doank.....
hahahahhahaha
btik,, reog,, kgu rasa syange,, dan trian pndet.... ntar pha lg yg mw ngra lw auin drie ngra INDONESIA.....
dsar bgsat ngra malysia........

Reply
avatar
Anonymous
September 4, 2009 at 10:47 PM delete

anjing bet malingsia.....
uda gd kerjaan ngajak perang indo.........

Reply
avatar
Anonymous
September 9, 2009 at 12:44 PM delete

garuda di dadaku,.,.
i luve u full indonesia,..

MALINGSIA kamu yg maling km gila negara sombong,.,.

MISKIN budaya!!! maling dan maling saja kerjaan nya

KAYA sih kaya tapi kamu kan GAK PUNYA BUDAYA!!

bisa nya ngejek,, tukang muntah,,bau ketek,,gak pernah mandi,,monyong,,

mencuri budaya INDONESIA ,,
contoh nya= tari pendet,batik,keris,wayang,lagu rasa sayange,reog ponorogo,,bunga raflesia,banyak deh,,

MALAISIA=MALING ASIA,,

TIDAK PUNYA SEJARAH....

l.o.l

Reply
avatar
Anonymous
September 9, 2009 at 2:17 PM delete

dasar tai iblis anjing lho kmu kokbisanya motokopi budaya indonesia hey gue mau nanya samo lho,berapasih harga lagu lho tuh ,sampai mencuri budaya indonesia tuh.bye atas nama bangsa indonesia.!!!!!!!!!!!

Reply
avatar
Anonymous
September 9, 2009 at 2:23 PM delete

BERAPA YA HARGA LAGU YANG MENURUT MALAYSIALAN ITU BAGUS???? IIIHHHH, DASAR MALAYSIALAN OOOOOOOOOOOOONNNNNNNNNNNNNNNNNNNN!!!!!!!!!!!
A N J I N G L O E

Reply
avatar
September 12, 2009 at 2:28 AM delete

siap tempur lah saya mah....
ayo SBY jngan takut qta mndukungmu....
seraaaaannnnggggg malaysetan...!!!!!
mank gua takut apa qta udah pnya si limbad,romi rafael qta hipnotis rakyat malaysia,,,

Reply
avatar
Anonymous
September 15, 2009 at 1:40 PM delete

assalamuailaikum..
Yang mengubah lagu indonesia raya dan mengubah lagu negaraku dan menyertai forum itu hanyalah budak-budak mentah baik malaysia mahupun indonesia..mereka masih tidak matang,tidak berfikiran waras.Rakyat malaysia tak pernah berdemdam,tak ingin memcaci rakyat indonesia,rakyat indonesia yang datang berkerja negara kami, kami mengangap serumpun dan seagama.

apa kesalahan kami,meniru budaya anda?anda kenal asal-usul kami?nenek moyang anda juga..jesteru sedikit sebanyak ada juga pesamaanya..

malaikat didalam kubur tidak tanya soal budaya..soal lagu..tapi AMAL perbuatan kata..

Reply
avatar
Anonymous
September 18, 2009 at 2:06 AM delete

2 kata buat lo malingsia : PEPEK LAU.

Reply
avatar
Anonymous
September 18, 2009 at 8:50 AM delete

thats why, indonesia, inspite of its rich resources, and huge population, cant get far, in the global scenario. They, as people, are their own worst enemy. The politics and leaders are champion in playing with its people’s emotions, and sentiments, rather than focusing in channeling the people’s energy, enthusiasm, spirits, towards nation building programmes and efforts. Patriotism has ben set & defined on how well you shouted and demonstrate, not so much on how well you research, you build, you invent, you trade, you innovate. The leaders know only too well, that due to poverty and poor education, the masses still believe in black magics, myths, ghosts, human super powers, and not much open global and scientific minds. You cant expect much, since the leaders are virtually from same line of ex-leaders of corrupt manipulators; ex army generals (who were very corrupt when in power), old school leaders (either linked to sukarno, or suharto, old schools), children & relatives of dictators, etc. No new blood of reasons and intellects. This is the disadvantage when a country has big gap, between the super rich and the super poor. they need to develop more middle class, the moderating factors, a critical ingredient in any successful & stable social structure. UNless, they, as a people, can overcome these balls & chains, that imprisoned & dragged them down; they, as people, are not really free people. Easily swayed, manipulated, played, by their own leaders, like pawns. Like puppets with strings. Better education can help in this. Better distribution of wealth and rejuvenated internal economic activities, enjoyed by all, can help solve this. They do have every reason, to set themselves free. From their own selves. they have to be very brave & face the mirror. If they can find the formula to get out of this velvet traps, they have every ingredients needed to become a great nation and potentially a world power to be reckoned with. INdonesia, need a good leader. Not just another charismatic personality like sukarno, (hitler was a charismatic fella too, a great orator as well), not another corrupt general, not another children of elitist group, but a proper representation of ordinary people, well balanced intellectual, and global thinker. If charisma is needed, it is more of gandhi’s, a uniting peace loving leader, or hamka like personality, rather than a stalin, or mao tze tung type of one man show, kill all, charismatic dictators. After suharto, habibie was almost excellent new blood. Strange that indonesia then change to daughter of dictator, and another guy who is popular for sleeping in office. If that was reformasi, it certainly does not look any better than previous ones. For now, SBY is the nearest to such great potential, to drive indonesia to global greatness, compared to all other candidates, and he can pave way for the coming of better ones. Indonesia, wake up. Windows of opportunity are not always there waiting for you. Your best of friends, may not be the ones who say and do what you like to see or hear, but, who will tell you what you really are. Like mirrors. If you ugly, the mirror will tell you that you are ugly. Like medicines, its bitter, but it cures. Wake up, or, you are going towards self destruction. It wont be external factors that destroy you

Reply
avatar
Anonymous
September 18, 2009 at 8:51 AM delete

wahai para indonesians, jangan khuatir. kami dengar dengan jelas, kuat teriakan kamu, kita bukan serumpun lagi. orang malingsia malingshit yang di hina kamu itu, yang sangat jahat itu; masih waras, dan terang penglihatannya. saudara saudaramu TKI di sini masih bisa meraya kan hari raya dengan tenang dan tenteram. belum ada sweeping indonesian di sini, walaupun kamu udah memberikan ide yang sangat menarik untuk dipertimbangkan. saudara saudara TKI mu disini masih bisa berbuka puasa dan bertahajjud bersama. walaupun begitu kuat kamu menghendaki kematian, kemusnahan, kehancuran, kami di bumi sang malingsia. kalau boleh, mau dibunuh semuanya, lelaki, wanita, anak anak, tidak kira, asal namanya malingsiah, dicincang lumat lumat, dan dibikin mee bakso untuk santapan para pejuang nasionalis indonesia.. kami di maling shit ini, sudah matang, dan sudah melalui pahit maung, hidup mati, di hina di injak injak beratus tahun, dari jaman portugis, di lacurkan ke jaman british, kemudian zaman di rogol jepang, kemudian jaman di perkosa kominis, dan kemudian, zaman di ganyang soekarno indonesia. kami bekerja keras untuk berjaya dan makmur. kami pentingkan kesederhanaan dalam emosi dan perasaan. kami cukup bersedia, mengutamakan pelajaran dan ilmu, supaya tidak dipermain kan oleh sebarang musuh dari luar dan dari dalam. kami sangat bersedia. buluh runcing, kami jadikan ketupat dan lemang untuk juadah berhari raya. tidak perlu kami di ajar bagai kanak kanak. bukan kami yang kurang ajar sama kamu, tetapi, kamu sangatlah kurang ajar pada kami, di negeri maling shit di sini. kerajaan kami tidak takut untuk minta maaf, apa kamu pernah minta maaf? jauh sekali. di bumi hina malingshit maling sia ini lah, jutaan saudara saudaramu menumpang teduh, mencari rezeki. masyarakat hina malingshit ini lah, yang senyum dan bersahabat dengan saudara saudara mu di sini seperti saudara sendiri. Para pak polisi PDRM & Immigrasi zalim di sinilah, yang menutup sebelah mata, membenarkan BERJUTA, yang illegal masuk, di pantai pantai malingsiah, setelah melihat bot bot yang datang itu dipenuhi anak anak dan wanita, yang rupa luaran nya kayak serumpun seagama, yang cuba mencari rezeki. jangan meludah kelangit….simpan & gunakan tenaga, semangat, daya kreatif mu, bukan untuk menjerit jerit berdemonstrasi membakar bendera, tapi, gunakan lah untuk mengganyang kemiskinan dinegara mu. salurkan lah tenaga nasionalis kamu, untuk membangunkan negara, membuat penyelidikan, memperkukuhkan kestabilan dan ketenteraman negara, dan mempertingkatkan ilmu pelajaran untuk semua lapisan miskin kaya, agar tidak mudah dipermainkan oleh ketua ketua dan pemerintah yang korrup. Memang lebih mudah berdemonstrasi, dari bekerja keras, membangunkan diri, keluarga, jiran tetangga, dan masyarakat. Gunakanlah tenaga mu, api kemarahan mu, untuk membela dan membantu anak anak miskin yang ngga punya rumah, mengemis, di jalanan dan di kota kota. Hantarlah para cendiakawan mu, para relawan mu, mendidik dan membentuk mereka agar dapat sama dengan masyarakat yang lain. Inilah harga dan erti yang sebenarnya untuk berjaya dan merdeka. membakar bendera, mencari dan menakut kan rakyat dengan momok hantu ancaman luar, adalah satu kebodohan, yang mengaibkan di mata dunia. Bangunlah Indonesia, Perangi Musuh Dalaman mu, Ganyang Kebodohan mu, Lihat diri di cermin. Yang Manis itu tidak semestinya madu, yang pahit itu tidak semestinya racun. Yang Manis itulah Racun, yang Pahit itulah Obat…

Reply
avatar
Anonymous
September 26, 2009 at 11:31 AM delete

malaisia apa sih mau loh ,.

Reply
avatar
Anonymous
September 29, 2009 at 9:01 AM delete

Indonesia kan cuma isa ngomong ja
mana isa bertindak
jadi malu jd rakyat indonesia

Reply
avatar
Anonymous
October 2, 2009 at 8:01 AM delete

waduh kasian bencana di padang. khusus nya apabila melihat kanak kanak dan yang lemah. biasanya di malaysia, secara otomatis, sekolah sekolah, masjid masjid, siaran televisi, akan membuka dana segera untuk indonesia. bantuan manusia dan tenaga juga dihantar. maklumlah, perasaan ber-saudara, satu kelompok, itu agak kuat dahulunya. mungkin kali ini agak berbeda, semenjak sweeping malaysia. orang orang malaysia pasti indonesia ngga mau uang dan bantuan dari sang maling dari malingsial. itulah kehidupan.

Reply
avatar
October 25, 2009 at 8:15 PM delete

MALAYSIA ANJING TAI BABI..NEGERI HOMO..!!!

Reply
avatar
February 5, 2010 at 8:07 PM delete

sabarlah negara ku... hanya orang2 melayu yang mengerti liriknya....
kurang kerjaan amet sih orang yang buat liriknya... selesaikan urusan rumah tangga sndiri dulu... gga usah pake lirik rumah tangga orang... knp sih iri?? atau kaga mampu?? ah,, bilang aja iri.. indonesia kaga miskin... buktinya lu maling kebudayaannya?? indonesia bukan perampok..(kayanya lu mesti ngaca dulu deh).. indonesia tanahnya subur..(bilang aja lu iri ama tanah indo).. indonesia bukan pengemis di malaysia..(yang ad malaysia ngemis budaya indonesia).. indonesia memang banyak TKI tapi terhormat... banyakan tercium kabar TKI jadi korban dari pada TKI jadi maling,,, MIKIR DONG... SIAPA SEKARANG YANG TAK TERDIDIK?? SIAPA SEKARANG YANG MISKIN??

Reply
avatar
Anonymous
June 10, 2010 at 8:36 PM delete

SESUNGGUHNYA KAMI BANGSA INDONESIA LEBIH TERHORMAT DIBANDINGKAN ENGKAU... KAMI MENDAPATKAN KEMERDEKAAN DENGAN KERINGAT PARA PAHLAWAN KAMI, TIDAK SEPERTI ENGKAU YANG BERPANGKU TANGAN, PAHLAWAN KALIAN PENGECUT, TEMPE . . . . BERFIKIRLAH SEBELUM MENJELEKKAN ORANG LAIN..... LEMPAR BATU SEMBUNYI TANGAN,, NEGARANYA SENDIRI YANG MISKIN MALAH NGATAIN NEGARA ORANG,, INGATKAH KALIAN PULAU SIPADAN DAN LIGITAN? BUKAN KARENA KAMI TAKUT SEHINGGA MENYERAHKAN KEDUA PULAU ITU, TETAPI KAMI MERASA KASIHAN TERHADAP KALIAN, YANG MISKIN... TAPI KALIAN SUDAH BERTINDAK TERLALU JAUH, BIARLAH DUNIA INTERNASIONAL YANG MENILAI SIAPA YANG TERBAIK DI ANTARA INDONESIA DAN MALAYSIA......

Reply
avatar
Anonymous
August 30, 2010 at 4:41 PM delete

idih najis gua mah ama Malaysia ! (Manusia Alay Se Asia) wkwkwkwk !! bisa nya cuma foto kopi karya nya indonesia doang ! lo merdeka aja d bantu ama Inggris kan ?! jangan sok deh ! maling sia !

Reply
avatar
Anonymous
August 31, 2010 at 10:18 AM delete

Dear, Malaysia. Indonesia itu bukan 1 titik di world map, bukan kayak negri mu. Kami bukan banci kayak kalian, kami tidak sedikit, kami tidak takut untuk perang, di atas kertas kalian sudah pasti kalah telak, walaupun technologi kami tidak secanggih kalian, kalau mau Kuala Lumpur, udah rata dalam 1 hari, gw juga bosan liat gelagat loe2 udah maki2 negara kami. Terroris di indonesia juga datang dari negri lo malaysia. jadi gak usah mancing2 negara2 lain. Urus aja negara mu sendiri. KHUSUS BUAT LO BLOGGER2 gak jelas, loe bisa duduk depan komputer tenang2, kalau dah perang dimana lo mo nge blog???, negara loe itu sempit. Gak usah bawa2 TKI, kalau memang TKI illegal tangkap, bukan di siksa, pakai jalur hukum, jangan lo pikir loe Malaysia, dah paling pinter se Asia, Pake otak kalau mau menghina!

Reply
avatar
Anonymous
September 8, 2010 at 5:59 AM delete

oii.... sbaiknya jangan terlalu kasar coy.... kalau betulan perang nanti, siapa yang maju????? berapa banyak korban yang bakalan muncul? gimana kalau jakarta dibom? monas kebangaan kita rubuh? jutaan jiwa hilang? ayo? kita harus pertimbangkan matang2 kalau mau perang. kalau udah tau risiko menyatakan perang sebaiknya jangan melakukannya kecuali jika kamu bersukarela menjadi pasukan di garis depan.

Reply
avatar
September 21, 2010 at 7:12 PM delete

i LOVE Indonesia
biarkan anjing menggonggong kafilah berlalu

Reply
avatar
Anonymous
November 16, 2010 at 8:22 AM delete

sabarlah saudara"q setanah air dan sebangsa.
biarkanlah orang berkata atau melecehkan kita, jangan sampai kita kehilangan rasa andhap asor, sabar, dan mengasihi orang lain. saat ini bukan saatnya untuk tumpah darah, tetapi ilmu yang dapat mengalahkan itu semua. orang yang kuat fisik belum tentu menang, tapi orang yang kuat iman adalah orang yang menang. Allah tidak pernah tidur, IA selalu melihat apa yang diciptakanNya lakukan. jika Azab sudah datang, menangislah mereka. ini hanya ujian, seberapa mampu kita menghadapinya. MENGALAH BUKAN BERARTI KALAH.
BANGSA yg Besar adlh bangsa yg menjujung tanah air dan menghormati sesama manusia.


HIDUP INDONESIA,,,,,!!!! MERDEKA ATAU MATI.....

Reply
avatar
Anonymous
December 4, 2010 at 10:43 AM delete

I feel sick with state malayshit

Reply
avatar